Posted by: bowbee | August 24, 2008

Perjalanan Ospek

Akhirnya, setelah melewati 4 hari yang cukup menyenangkan, ospek berakhir!!!

Disini akan aku ceritakan proses ospekku, dari hari pertama sampai hari terakhir (kemarin). Yang pasti, ceritanya PANJAAAANG BANGET karena ini seharusnya adalah 4 posting, tapi dijadikan satu…

Hari Sebelum Hari Pertama Ospek
Oke, jadi… mengulangi tulisanku yang sebelumnya, tugas untuk hari pertama salah satunya adalah membawa barang-barang merk ‘AGRITECH’. AGRITECH adalah merk karangan para senior, jadi ga bakalan nemu di pasaran. Barang-barang merk Agritech yang harus dibawa adalah: Sandal, Sepatu kets hitam, Kotak Makan transparan, Sendok Bebek transparan, ikat pinggang hitam, dan 3 botol minum 600 ml.

Ingat ketika aku repot bikin mal ‘AGRITECH’ buat air brush? AKhirnya rencana itu digagalkan karena terlalu sulit.. *huuuu…* Akhirnya omku menawarkan untuk membawa sepatu dan sandalku ke temannya yang emang ahli cutting sticker. Akhirnya, jadilah sandal dan sepatu merk AGRITECH!! (pake stiker)

Untuk barang lain, aku pakai kertas yang ditulisi AGRITECH lalu ditempelkan pake isolasi transparan…. Hmm… ternyata hal seperti itu sudah cukup bagi senior…
Kertas asturo biru tua dan biru muda untuk membuat name tag, cover buku tulis dan buku kecil, aku ga dapet waktu nyari seharian keliling malang kemarin… Aku mencari bareng temen, dan mas F, sorang temen yang juga masuk THP tahun ini, juga ikut mencari di tempat lain. Sekedar info, bapak dari mas F adalah sobat dari bapakku. Mas F sempat kuliah sampe semester 6 di suatu institut terkenal di Surabaya, namun akhirnya keluar karena suatu hal dan mengulang di THP tahun yang sama denganku.

Nah, sewaktu udah putus asa mencari, aku masuk ke kampung di sekitar Watugong (deket Brawijaya), daerah Kerto-kertoan, (ada kertopawiro, kertosentono, dll) dan berjalan dengan harapan menemukan supplier kertas asturo. Aku ma temenku jalan sengawur mungkin, tanpa peta, tanpa penunjuk jalan… akhirnya kami udah agak putus asa. Diem di tempat, memikirkan harus kemana lagi. Aku tanpa sengaja menoleh ke kosan kecil di sebelahku. Di dalem ada mas yang lagi gunting-gunting kertas asturo biru, dan disebelahnya ada nametag-nametag biru yang udah jadi (!!!!)
Aku telepon mas F. dia aku ajak ke kosan itu. Kami berbincang-bincang dengan mas-mas para penghuni kosan itu. Semuanya kebanyakan juga dari pertanian. Wah, rupanya mereka menyediakan jasa pembuatan satu paket alat ospek buat Maba… Dari sinilah aku dan mas F dapet name tag dan lain-lainnya… Orang yang kayanya jadi ‘center’ (ketua) dari kosan ini adalah mas Ab. Dia lalu menjelaskan gimana ospek pertanian itu tahun-tahun dulu, dan cerita-cerita lainnya..
Hari ini juga ditentukan kelompoknya. Kami akhirnya saling berkenalan dan membuat koordinasi tentang makanan yang harus dibawa besok, yang sudah ditentukan oleh panitia. Makanan untuk besok: Susu coklat, air mentah, air matang, sup tiga warna, telur mata sapi, dan apel 1 buah untuk tiap anak. Karena makanan tiap anak harus sama, maka kami koordinasi, siapa bagian bawa sup, siapa bagian apel, dllnya.

Tugasnya menulis di buku tulis tentang berbagai macam hal di berbagai halaman yang sudah ditentukan.. tak bisa dijelaskan disini soalnya bakal lebih panjang, tapi yang pasti tentang pertanian dan lain-lain.

Hari Pertama Ospek
Masuk jam 05.45. Temen-temen satu kelompok memutuskan bertemu pukul 05.00 untuk koordinasi dan pembagian makanan. Ahirnya aku harus bangun pagi banget, jam 04.00 untuk menyiapkan segalanya… fiuh… ngantuk berat… selesaiin tugas menulis aja sampe jam 12, terus bangunnya jam 4…

Saatnya berangkat, dah jam 04.50. Aku memutuskan untuk membawa Valerie. Oke, ada aturan tidak boleh membawa kendaraan di lingkungan universitas, jadi aku memutuskan untuk parkir di luar area. Aku parkir agak jauh, deket suatu gedung institusi bisnis.

Ketemu ma temen-temen, bagi-bagi makanan, dan langsung berkumpul di lapangan Samantha Krida di dalam Universitas. Setelah diceramahi macem-macem, Di tiap-tiap kelompok ada nama-nama yang dipanggil. Gila, masa pagi-pagi gini udah ada yang melakukan kesalahan? ‘Nama-nama yang saya panggil harap maju ke depan!’ ‘XXXX!!!’, ‘YYYY!!!’, ‘TAUFIK BOBY WISESA!!!’ *DEG!* Aku? AKU?!

Gila, apakah tindakanku membawa mobil ketahuan sama panitia? Ya udahlah, aku maju dulu… Ada sekitar 20 an anak yang dipanggil. Peserta lain pun semuanya diberangkatkan ke lapangan depan gedung rektorat untuk mengikuti opening ceremony. Kami tetap diam di tempat, menunggu apa yang bakal terjadi.

Seorang mbak pun menghampiri kami. ‘Kalian yang ada disini diberi dispensasi untuk tidak mengikuti upacara.’ Owh… nyadar aku. Ini adalah anak-anak yang di bagian ‘Riwayat Kesehatan’ menuliskan sesuatu. Aku nulis ‘darah rendah mudah pingsan’ di bagian R.K ku. Ya walaupun sebenernya aku ga tau kalo aku darah rendah at nggak, tapi aku mudah ‘hampir’ pingsan. Ga pernah sampe pingsan beneran sih, Soalnya tiap kerasa mau pingsan aku langsung istirahat…

Aku : *Fiuh… alhamdulillah.. kalo ikut upacara belum sarapan gini mungkin aku bisa tumbang*
AAL (Anak-Anak Lain) : ‘Ga papa kok mbak, kami ikut aja… ga enak sama temen-temen… Iya mbak… iya mbak… *gemuruh suara persetujuan dari AAL*’
Int (temen cewek satu kelompokku yg juga kena panggil) : ‘Wah, ya udahlah aku ga usah ikut upacara aja, ntar pingsan’ (Kata-kata Int sering dalam bahasa jawa. Sengaja ditranslasikan olehku)
Aku : *bicara pelan ke Int, takut didengar ma AAL* ‘Iya kan? Kalo ada kesempatan kenapa ga dimanfaatin aja?’
AAL : ‘Udah mbak ga papa, kami ikut aja, ntar kalo mau ingsan kami mundur sendiri…’
Mba : ‘Ya udah, adik-adik, sekarang ke fakultas dulu, ntar disana kita koordinasi lagi’

Kami duduk-duduk di dalem fakultas. anak-anak selain Int udah mulai ada yang juga ngerasa ga pingin ikut upacara. Kayanya mereka udah mulai ngerasa gak fit. Aku juga udah mulai ngerasa ga enak nih badan. Belum makan… Aku duduk di tangga, nyenderin kepala ke pegangan tangga. Gila, bener-bener kaya orang sakit…

Akhirnya aku digiring ke ruang kesehatan lantai bawah. Disana aku tidur-tiduran bersama dengan beberapa anak yang juga sakit. Belum lelap aku tidur, ada kejadian heboh, satu cewek tumbang dalam upacara dan dibawa oleh dosen pertanian dan petugas kesehatan ke ruang kesehatan. Anak itu kasihan banget deh pokoknya, ekspresi pucat pol, wajah memerah, air mata menitik tak henti dan terus menangis… duh ga tega aku.. Dan ternyata itu adalah anak satu kelompokku, sebut saja Agn.

Para petugas kesehatan repot ngurusi Agn. Dia diselimuti, diselimuti lagi, terus digosok ma minyak, dan dibilangin ‘Bayangin yang hanget-hanget dek… bayangin kamu makan yang hanget, dah pokoknya jangan sampai pikiranmu itu kosong…’. Hmm.. rupanya Agn tu ngerasa kedinginan banget.. kasihan aku ngelihatnya… Tapi.. ‘jangan sampai pikiran kosong’? Hmm… apakah disini sering terjadi kesurupan?

Di ruangan itu ada 4 pasien termasuk aku. Lah, anak-anak lain kemana? Ada yang masih duduk-duduk di kursi fakultas, ada juga yang dibawa ke ruang kesehatan lantai atas. Int? dia kayanya di ruang keehatan lantai atas.

Aku terlelap sebentar, bangun lagi karena ada suara teriak-teriak ga jelas dari satu pasien. AKu mau lihat tapi aku ga pake kacamata dan ga berani memakainya, soalnya ntar dikira kau udah sehat dan diusir dari ruang kesehatan, akhirnya aku cuma bisa ngelihat dengan tidak jelas, dan masih sambil pura-pura tidur. Ada seorang anak kaya meronta-ronta gitu, terus satu mbak baca ayat-ayat suci Al-Qur’an… Gila… kejadian ni.. Kesurupan!!
Bacaan ayat suci dan kesurupan itu berlangsung lumayan lama, aku memutuskan untuk bangun, memberikan tempat tidurku yang berupa sofa panjang (tempat tidur paling enak disitu euy…) pada seorang anak lain. Aku keluar ruangan. Ke toilet, sedikit muntah-muntah…

Acara-acara setelahnya yang aku ikuti adalah makan pagi, materi di aula (kaya seminar), materi, materi, ishoma, materi, dan pulang… Sebelum pulang ada evaluasi dari kakak pendamping. Di tiap kelompok ada pendampingnya 2 orang, cewek dan cowok. Ada seorang anak yang ga ngerjain tugas sama sekali. Ada banyak anggota kelompokku yang warna name tagnya ga sama dan dituntut harus nyamain warna. Besok harus sudah sama! Warnaku sudah benar… (thanks to mas Ab ).

Akhirnya aku cari kertas buat kelompokku, bersama dengan Valerie dan anggota kelompokku sebut saja Des. Kami mencari di suatu toko dimana Des mendapatkan kertas asturonya (dia juga udah bener nametagnya). Ternyata toko udah kehabisan stok dari kemarin… Walah… Kami kembali ke kelompok. Menyampaikan berita buruk ini… Akhirnya aku terbesit ide. Mas Ab! aku telepon dia, dan dia bilang bawa ke kosan dia aja yang masih belum bener. Ntar dibenerin disana. Baik bener dah mas ini. Top! Kami kesana dan membetulkan tag yang salah. Ada beberapa anggota kelompok yang ternyata kos deket dari situ. Mereka pun jadi anak yang bertugas mengantarkan name tag yang sudah dibetulkan ke anggota lain besok pagi.

Di kosan mas Ab itu kami berbincang dengan para senior universitas. Tentang sandiwara adanya sertifikat kelulusan ospek yang bila ga lulus SKS bisa dikurangi hingga hanya boleh 16 sks per semester. Hoo… jadi itu cuma sandiwara ya… Salut buat senior, soalnya bisa mengajak Pembantu Dekan III untuk ikut bersandiwara. PD III lah yang menjelaskan tentang sertifikat ini… hmmm..

Oh ya, kami juga udah koordinasi tentang makanan yang harus dibawa besok: Nasi putih, susu vanilla, air matang, air mentah, tumis buncis dan wortel, tahu goreng, buah jeruk. Aku menawarkan diri untuk membawa jeruk. soalnya kebetulan keluarga baru panen jeruk di kebun jeruk milik temennya omku.

Ternyata… jeruk yang dipanen itu diketahui adalah jeruk dengan kulit sangat tebal. Jeruk jenis ini harus dibuka dengan pisau. Warna dagingnya kuning. ga mungkin banget aku bawa jeruk ini, lha bawa yang tajam-tajam aja dapet poin… Ga bakal bisa dibuka ni jeruk kalo ga pake pisau. Ya udah akhirnya aku beli jeruk…

Di rumah setelah beli jeruk aku mengerjakan tugas, kali ini sampai jam 1. Oh ya, ternyata di upacara pagi itu, jumlah korban ada 100++ anak dari satu universitas. Jadi panitia menetapkan jadwal masuk anak FTP (Fakultas Teknologi Pertanian) menjadi jam 7 pagi… uhuyy… Tapi kayanya teknik dan fakultas lain ada yang tetep masuk pagi… hmmm…

Hari Kedua Ospek

Hari kedua dimulai dengan pemanasan, lalu pengecekan tugas dan sarapan. Aku nekat membawa Valerie lagi, namun kali ini lebih nekat lagi. Aku masukkan ke Universitas, parkir tepat di gerbang masuk, aku titipin satpam. Ga ketahuan… Aku memutuskan seperti ini karena kemarin aku ditegur sama petugas gedung karena aku parkir tanpa izin, sampe malem lagi… Jadi aku cari alternatif dan gerbang masuk menjadi tempat pilihan.

Acara hari ini ga beda jauh dari sebelumnya. Materi, materi, ishoma, materi, materi, pulang… Hari ini ga serepot kemarin karena name tag anggota udah pada bener. Makanan untuk besok, ditentukan sendiri oleh kelompok, tapi syaratnya harus 4 sehat 5 sempurna dan satu fakultas harus sama semua. Akhirnya diputuskan menunya sama kaya kemarin, cuma ditambah telur disuwir. Buahnya tetap jeruk. Oke deh, aku bisa langsung pulang ke rumah, ngerjain tugas. Tapi ada satu tugas tentang mencari bungkus makanan dan analisa nutrisi, dan aku juga menawarkan diri untuk membawa jeruk lagi, jadi aku keluar sebentar ke Malang Town Square, beli Kitkat ma Top triple Choc (ni buat temen yang udah kebanyakan tugas, dia juga handle tugas kelompok soalnya.) dan menganalisa dua-duanya sambil menulis sedikit esai tentang itu. Akhirnya aku tidur jam 11. Tapi lumayanlah, masuknya jam 7.

Hari Ketiga Ospek
Hari ini aku nekat lagi membawa Valerie. Abis mobil berguna banget sih… Cari cari tugas kelompok jadi lebih cepat. Lagipula hobiku menyetir jadi lebih tersalurkan lagi Tapi parahnya, waktu aku mau titip di tempat kemarin, katanya ga bisa karena hari itu hari Jum’at, ntar satpamnya juga Jum’atan jadi ga ada yang jaga. Akhirnya karena aku udah terlanjur bayar karcis dan masuk area, aku terus melaju, ngelewati beberapa panitia dan parkir di koperasi mahasiswa. Akhirnya aku dihampiri sama mbak senior. ditanyain…
Sen : ‘Dik, Kamu tadi dianter ya?’
Aku : ‘Nggak…’
Sen : ‘Beneran nggak?’
Aku : ‘Iya kak, saya nggak dianter. Kalo ada kesalahpahaman saya bisa njelasin’
Sen : ‘Oh, ya udah…’

Aku pikir masalah udah selesai, tapi mbak senior itu dateng lagi ke aku. ‘Dek, kamu dipanggil sama kakak itu’. Aku hampiri mas senior itu. ditanyain lagi.
Sen : ‘dik, kamu tadi dianter ya?’
Aku : ‘Nggak kak…’
Sen : ‘Yakin kamu ?! Beneran?’
Aku : ‘saya nggak dianter kak…’
Sen : ‘Kamu bawa kendaraan sendiri?’
Aku : ‘….’
Sen : ‘Kendaraan itu kamu yang bawa kan?’ *nunjuk ke Valerie*
Aku : ‘Iya kak. Saya salah… Saya pindahkan keluar aja deh kak…’
Sen : ‘Lho, udah ga perlu… Kamu itu udah kena masalah! Kalo kamu sekarang keluar, kamu kan perlu memutar dan bakal lebih banyak panitia yang ngelihat kamu…’
Aku : ‘Tapi kan..’
Sen : ‘Udah, gini ya, aku tutup mulut aja soal ini. Kamu jangan mendekat lagi ke mobilmu. Ntar kamu pulangnya agak maghrib aja. Itu panitia udah kumpul dalem ruangan jadi kamu nggak bakal ketahuan.’
Aku : ‘Iya kak… Tapi saya ii mau ke mobil. Buah jeruk saya ketinggalan di dalem mobil…’
Sen : ‘Huaduh… kamu ini gimana sih?!’

Setelah pembagian makanan dan aku sudah ambil jeruk *dengan agak membungkuk sembunyi-sembunyi tapi tetep dilihat panitia lain * Kami mulai kumpul di lapangan untuk pengecekan tugas dan apel pagi, seperti biasa. Kali ini dilakukan pengecekan tas, dan kunci mobilku ketahuan… Disita deh…

Sama seperti hari kedua. Materi, ishoma, materi, lalu pulang setelah evaluasi. Aku ga ikut evaluasi tapi harus menemui bagian ‘penghukuman’. Oke, aku adalah pelanggar terberat di ospek mahasiswa ini. Membawa mobil ke area kampus. Gila.
Di ruangan itu ada beberapa anak yang masih melanggar. Rambut panjang, bawa HP, dan bawa gunting. Tapi tidak ada yang bawa kendaraan. mwahahaha… . Aku dipojokkan di pojok ruangan oleh satu orang senior.
Sen : ‘Kamu kenapa bawa kendaraan? Kamu sakit ya? Apa yang kamu tulis di riwayat kesehatan itu bener?’
Aku : ‘Bener kak, saya mudah pingsan kak… daripada pingsan di jalan saya mending pingsan di mobil…’
Sen : ‘Serius kamu? Tapi kan sudah ada aturannya tidak boleh parkir di area Universitas. Kenapa kamu parkir di dalem?’
Aku : ‘Serius kak. Yang saya dengar waktu itu, tidak boleh parkir di area fakultas. Bukan di area universitas. Jadi saya miskomunikasi kak.’
Sen : ‘Ya, kamu ini salah. Pelanggaranmu itu udah berat.’
Aku : *Dari tadi udah agak sakit hati gara-gara kunci disita* ‘Kak.. sebenarnya saya juga ada satu penyakit lain… Penyakit ini bahkan belum ada yang tahu… saya belum bilang juga ke orang tua saya…’ <<
Sen : *tampak bingung* ‘Penyakit apa?’
Aku : ‘Maaf kak, saya ga bisa bilang…’ Iyalah, masa aku bilang ‘sakit hati kak!’ gila aja…
Sen : ‘Kamu masih kuat untuk ikut ospek ini? Besok lebih berat lho. Gimana nanti kamu kalo tambah sakit?’ *mas ini mulai khawatir*
Aku : ‘Nggak kak, nggak apa-apa… saya berusaha untuk kuat’
Sen : ‘Kamu aku kasih pita kuning ya. Dipakai di kiri lengan.’ (pita kuning di lengan kiri adalah tanda kalo orang itu sakit)
Aku : *Saatnya bergaya nih…* ‘Maaf kak, saya nggak mau dipandang beda sama temen-temen saya. Saya juga nggak mau dapet perlakuan berbeda oleh panitia. Saya ingin diperlakukan sama dengan teman-teman saya kak!’
Sen : ‘Lho, kamu jangan gitu… Jangan mudah pesimis gara-gara sakit… Saya yakin temen-temen kamu ga akan memandang kamu berbeda walau kamu sakit…
Aku : ‘Ga kak. Maaf, saya ga mau pakai pita kuning…’
Pembicaraan tidak penting ini berlanjut hingga akhirnya…
Sen : ‘Sekarang kamu mau dihukum seperti apa? Kamu tahu pelanggaranmu itu tergolong berat…’
Aku : *sudah tahu kalo kelulusan ospek cuma omong kosong* ‘Saya siap untuk tidak diluluskan kak…’
Sen : ‘Lho? Yakin kamu? Kalo nggak lulus nanti sks dikurangi lho. Nanti kuliahmu bisa tambah lama.’
Aku : ‘Saya siap kak kuliah sampai 7 tahun. Ini sudah konsekuensi yang harus saya terima dari pelanggaran berat saya…’ *cieeehhh*
Sen : ‘Tapi kan kasihan orang tuamu. Nanti juga mereka bakal menyalahkan universitas kalo ada apa-apa dengan kamu…’
Aku: ‘Udah kak, nggak apa-apa… Kalo masalah orang tua, mereka pasti mengerti…’
Pembicaraan berlanjut lagi sampai akhirnya…
Sen : ‘Kamu suka sastra?’
Aku : ‘Suka kak.’
Sen : ‘Gimana kalo aku suruh menulis aja sebagai hukumannya? Seperti menulis puisi?’
Aku : ‘Oh ya, nggak apa-apa deh kak… Kalo puisi, saya sering nulis kak. Saya ada banyak kumpulan puisi yang saya tulis sendiri.’
Sen : ‘Berapa banyak yang bisa kamu buat?’
Aku : ‘Tergantung berat tidaknya tugas untuk besok kak. Saya satu puisi, per bait isi 4 kalimat, dan satu puisi bisa 5 bait.’
Sen : ‘ Ya sudah deh, kamu buat 3 puisi ya…’
Aku : ‘Waduh, kalo gitu 4 bait aja kak, kalo 3 puisi…’
Sen : ‘Nggak, aku mau kamu buat 3 puisi, satu puisi 5 bait.’
Aku : ‘Ya udah deh kak, saya usahakan. Tapi puisi saya mungkin beda banget dengan yang biasa kakak baca…’ << Iyalah, rhyme text gituuu…

Sebenarnya aku mau lebih lama lagi ngobrol-ngobrol sama mas senior itu, tapi sayangnya udah mau malem. Ntar aku ga tahu tugas buat besok malah repot… Akhirnya obrolan berakhir dengan aku yang mendapat tugas membuat 3 puisi, dan makanan untuk hari terakhir besok adalah nasi putih, orange juice, air mentah, air matang, roti tawar, sayur bening, tahu dan tempe dan pisang.

Malem hari, temenku yang dapet tugas kelompok ngerjain tugas di rumahku. Cari-cari artikel di internet. Buat resume, dan akhirnya aku yang mengubahnya jadi bahasa inggris. *Oh ya, perkenalkan, saya adalah ketua Komite Inggris SMA terkenal di Malang periode 2006/2007. cieh, sombongnya keluar ni *. Malem ini pertama-tama aku selesaiin rhyme text ku dulu. Mumpung masih fresh dan banyak ide. Berikut tiga rhyme text yang aku kerjakan untuk tugas:

OSPEK FTP 2008

Di Unibraw ada suatu acara
Disebutnya ordik ormawa
Sejenis ospek buat mahasiswa
Tentunya penuh suka duka

Fakultas Teknologi Pertanian
Salah satu yang mengadakan
Bikin maba kerja semalaman
Bahkan sampe ada yang pingsan

Sebenanrya tujuannya baik
Mendisiplinkan dan mendidik
Tugasnya banyak dan menarik
Bikin darah maba naik

Beberapa materi cukup berguna
Beberapa menghibur penuh canda
Walau ada maba yang tidur juga
Salut sama yang bikin acara

Acara ini takkan terlupakan
Akan selalu diceritakan
Sebuah ospek yang menawan
Bagi Maba dua ribu delapan
——————————-
Terima Kasih, Panitia…

PK2 FTP dua ribu delapan
Sebuah acara yang merepotkan
Namun akan menjadi kenangan
Suatu saat di masa depan

Terima kasih untuk seluruh panitia
Yang sudah berusaha keras, bekerja
Menyiapkan keseluruhan acara
Hingga rela datang di pagi buta

Kami, para maba, minta maaf
Kami sering salah, kami khilaf
Kami selalu berusaha rapikan shaf
Kami berusaha keras untuk insyaf

Sekali lagi terima kasih, para senior
Telah menjadi motivator
Sekaligus sebagai kakak dan mentor
Bagi kami para junior

Kami para junior tak bisa beri apa-apa
Hanya sebuah ketulusan doa
Semoga lulus mudah semuanya
Dan tercapai segala cita-cita
————————–
Ikatan FTP 2008

PK dua, sebuah acara tahunan
Bisa dibilang merepotkan
Tapi coba rubah pandangan
PK dua pun jadi menyenangkan

Satu kelompok seperti keluarga
Suka duka tanggung bersama
Timbulkan rasa peduli dan cinta
Kepada tiap-tiap anggota

Walau kita baru kenal, hanya sebentar
Kalian tak tergantikan, tak bisa ditukar
Sebentar lagi kelompok akan bubar
Semoga persahabatan tetap mengakar

Satu Komando TP Solid
Walau waktu kita sempit
Tetaplah pertahankan spirit
Saling bantu di saat sulit

Satu komando TH TI TE
Mari semua, THP TIP TEP
Tunjukkan semangat FTP
Dalam hidup kita di UB
————————-
Capek bikinnya. Udah habis waktu berpikir banyak… Selain tugas ini masih BANYAK tugas lainnya. Semuanya tugas MENULIS. Capek deeeehhh… Akhirnya aku selesaikan sampai pukul 3 pagi.

Hari Terakhir Ospek

Hari ini aku bangun jam 4. Tidur cuma satu jam! Yah, ni tandanya aku bakal tidur di ruang kesehatan niy ntar

Hari ini di pagi hari, diawali dengan makan roti tawar. Terus bawa minum untuk touring. Touring adalah jalan-jalan keliling kampus sambil neriakin yel-yel fakultas. Dalam hal ini, teriakan anak FTP adalah ‘Satu Komando TP Solid!’. Dan yang kumaksud dengan teriak adalah TERIAK. ‘Kurang keras dek suaranya!!’ ‘KERAS DEEEK!!!’. Wih, gila, fun banget!!! Aku teriak sekencang-kencangnya. ‘SATU KOMANDO TP SOLID!!!!, SATU KOMANDO TP SOLID!!!!’ sambil jalan dan memukulkan tangan ke udara.

Yang asik nih, di tengah tugu Brawijaya, kami bertemu dengan Fakultas Perikanan, Peternakan, dan Bahasa. Jadilah kami saling teriak-teriak, berusaha menutupi suara fakultas lainnya dengan suara kami. ‘SATU KOMANDO TP SOLID!!!!!!!!’.

Perjalanannya kalo kataku sih cukup pendek. Kurang panjang kaaaaaakkk!! Masih SANGAT KURANG PUAS. Kapan lagi bisa teriak-teriak di universitas kalo bukan saat itu? Sayangnya acara udah selesai. Yah, kasihan juga sih sama temen-temen cewek yang udah ga kuat. Okelah, mungkin lain kali aku bisa jadi panitia dan ikut lagi acara itu… SERU BANGET! Teriak sekencang-kencangnya sambil jalan-jalan di Brawijaya!

Setelah itu balik ke lapangan, makan pagi. Setelah itu ada materi dari tiap-tiap UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa). Berharap maba ada yang mau ikut bergabung di masing-masing UKM. Sayang ini bukan UKM tingkat Universitas, tapi cuma tingkat fakultas. Yah, mungkin aku bakal ikut UKM bahasa Inggris di tingkat Fakultas: ‘ESP’ (English for Specific Purpose) dan tingkat Universitas: ‘FORMASI’ (Belum tahu singkatan dari apa). Sayang open house dari tingkat universitas belum ada. Kapan kak?

Di siang harinya, muncullah rasa lelah dan pusing gara-gara tidur cuma 1 jam. Itu juga merupakan akumulasi dari rasa lelah 4 hari tidur tengah malam terus dan juga rasa lelah dari jalan-jalan dan teriak-teriak yang baru kerasa sekarang… PUSING!!!

Aku ke ruang kesehatan. Disitu aku minta obat BIOGESIC dan tidur… AKu sempat mikir-mikir. Gila, hebat juga ya aku… Masa tadi jalan-jalan ma teriak-teriak ga ngerasa lelah ato pingsan? Ya.. inilah kekuatan willpower. Kekuatan keyakinan hati. Kekuatan dari hati yang berkoneksi dengan tubuh. Aku terus meyakinkan diriku tadi: aku ga ngantuk! Aku kuat! aku bisa! Hidup! Fight!. Dan akhirnya kejadianlah. Suaraku termasuk salah satu yang paling lantang… uhuyyy… semangat!

Heran juga sih. Kemarin-kemarin saat materi aku sempat tidur-tidur, tapi kali ini, aku ga ada perasaan ngantuk sama sekali bahkan saat materi! Yep, kalo kita percaya dan yakin akan suatu hal, maka suatu hal itu bisa jadi nyata.

Aku tidur di ruang kesehatan sampe sore. Sholat Ashar, tidur lagi. Puas deh sebagai ganti tidur 1 jam hari sebelumnya. Gara-gara itu aku telat mendapatkan jas almamater. Akhirnya dapet, di bungkus jasnya tertulis XL, tapi ternyata didalemnya XS…. huhuhu… kecill… Terpaksa aku ke universitas buat nukerin jas itu besok.

Oke, ospekku berakhir di hari ini. Mulai hari senin akan dimulai kehidupan perkuliahanku. Masih ada lagi sih yang namanya ospek jurusan, tapi itu cuma 2 jam tiap habis selesai kuliah selama empat hari.

Berakhir juga masa aktif kelompokku. Kelompok yang terdiri dari perpaduan anak THP, TIP dan TEP. Sedih juga sih. Ga tahu kenapa selama empat hari ini kekompakan kelompok ini sudah menyentuh sudut hatiku. anak-anaknya yang asik-asik, kompak, setia kawan, humoris. Semuanya benar-benar membekas. Sedih rasanya ga bisa lagi berkelompok seperti itu. Kita harus berjalan di jurusan masing-masing. Yah, memang, kalau kita siap menerima sesuatu, maka kita harus siap pula akan kehilangannya… tapi bagaimanapun juga aku tetap tidak rela akan kesudahan kelompok ini… Teman-teman, semoga kita sering kumpul bareng… *cengeng banget deh aku*

yang pasti, PERJALANAN OSPEK SELESAI!!!!

Advertisements

Responses

  1. waduh….jadi pengen masuk unbraw nieh….
    ayo puasa dulu….

    Ayo ayo… masuk unibraw aja, kualitas jurusannya hampir semuanya akreditasi ‘A’ lho. Best banget…!

  2. tapi seru kan!
    wekekekekke!

    Seru bangeeeed…!

  3. waduw…udah ada yang nyiapin paket buwat ospek gituw pan asyik :p nggak ribet lagie tinggal siap mental biyar nggak down waktu ospek *cieh :p*

    btw selamatnya, akhirnya ke UB!

    ponakan gue di UMM… kenalan gih πŸ˜€

    Wah, di UMM ya? ada blog ato FS, ato myspace ato media social lainnya ga?

  4. Wah ospek??? enak tuh.,.. bisa gaet senior cewek gak? wkwkwkkw

    Wehehe… susah lah om, kan kalo ospek kakak2nya pada garang-mode semua

  5. sumpeeh.. gue gak nahan kalo 4 postingan di jadikan satu. fiuh capek juga… bacanya + tangan saya kudu skroll.. ke bawah terus…. πŸ˜€

    Huehehe.. ya maaf… Abis kalo dijadikan 4 postingan ga asik ntar πŸ˜€

  6. gile men opspeknya banyak amat πŸ˜€

    Iya… capek tapi seru!

  7. THP, jurusan yang sama dengan nyonya tercinta. semoga lancar kuliahnya

    Wah, berarti saya bisa belajar banyak nih dari nyonya anda… πŸ˜€

  8. Selamet…selamet….kelar opspeknya pada kemanaan?Dirayakan nggak..?

    Ga… ga dirayain… soalnya tiap anak udah keluar duit banyak buat ospek… huhu…

  9. wah, jadi kangen masa2 ospek πŸ™‚

    Jadi maba lagi aja mas πŸ™‚

  10. Waduh, masih aja ya ospek2 kaya gini… padahal kayanya udah gak ada gunanya deh. Klo mau perkenalan dengan senior kan gak perlu suruh yg susah2?

    Masih terus… soalnya ini juga sebagai sarana hiburan bagi para senior yang notabene kuliahnya semakin berat… ya kan?

  11. TAUFIK BOBY WISESA!!
    a k a mahasiswa penyakitan..
    hihi…

    Hehe… Ya, satu-satunya cowok paling sakit di http://FTP.. huhu…

  12. fiiuuhhh..akhirnya selesai ju9a ospeknya ya bee..:)
    berasa jd mahasiswi lage ngikutin perjalanan ospek dirimu hehe[inget waktu diospek dolo]

    ehem..cie..cie..mahasiswa nih yee..:)

    Hehe… emang ospek tu akan selalu terkenang ya!

  13. Jadi pengen kuliah lagi. Jadi inget masa muda nich.

    Hmmm… adain reuni aja deh mas, buat ngobatin rindu… πŸ™‚

  14. waduh2 maba yang banyak poin kebohongan nih he100x kalau di teknik mungkin km disuruh plg cepat (dipecat) ini
    aku punya syair ini

    wahai maba 2008 yang suka sakit
    ingatlah dirimu generasi penerus
    kamu menciptakan ketahanan pangan
    dan mungkinkah orang yang tidak tahan
    sakit
    mampu memperkuat ketahanan pangan

    Huehehe… Sakit fisik bukan berarti sakit mental fin… Beethoven yang tuli bisa nyiptain lagu juga to? Yang penting ga sakit mental aja… Seorang kuat fisik bisa membantu memperkuat ketahanan fisik dengan kerja keras, seorang lemah fisik bisa membantu melalui pikiran.

  15. masih sangar jg ya ospeknya hihih kirain tradisi kek gitu udah ga berlanjut. *maklum dah tua, so ga update* hihihi

    Masih kok cc… Tapi ya gitu deh.. lebih soft n sweet… πŸ˜€

  16. hahaha, bisa aja ngelesnya si bowbee πŸ˜€
    duwh, kangen masa2 jadi senior galak πŸ˜€

    Walah… senior galak tu susah lulus biasanya… soalnya banyak disumpahin para junior… (hehe… saya gak kok. Saya malah kirim surat berisi makasih sama para senior dan doain mereka :D)

  17. Wah disitu ospeknya sudah selesai ya … adikku yang di unair baru mulai ospek di tingkat fakultas

    Walah… aku fakultas dah selesai. Ini baru mulai ospek terakhir, yaitu ospek tingkat jurusan…

  18. Waduh..waduh.. postingan terpanjang yang pernah kubaca (tapi kok aku betah baca ya?!) ^^

    Lucu..seru..btw, ternyata kamu seumuran ma Adik sepupuku, dia juga barusan ospek di unbraw.
    Dan sebagai orang Malang… kok aku belum pernah sekalipun menjejakkan kaki di UB ya? waduhaduh…

    Ow… di fakultas apa kak, adiknya? Ga pernah menjejakkan kaki di UB? Ga masalah… Kalo ga ada keperluan mending jangan masuk.. ntar ditarik biaya lagi… πŸ˜€

  19. OSPEK
    hampir setiap tahun ajaran baru aku menjadi panitianya
    Hanya pas baru masuk dan mau keluar saja aku tidak terlibat πŸ˜€

    Sobat, lengkap sekali ceritamu ini πŸ™‚

    Hehe.. thanks mas. Jadi panitia bagian apa nih mas? Pasti sie kerohanian ya?

  20. yee…
    hukuman di ospek bisa ditawar-tawar gitu ya?
    untung aja hukumannya gak sulit, pas yang hobinya juga.
    selamat menempuh hidup baru deh, sebagai mahasiswa.
    yang rajin ya, bob?

    Ya, soalnya aku ga kuat fisik. Mungkin kalo aku ga sakit langsung di fisik kali… *Ga tahu juga seh*
    Oke, aku akan berusaha untuk menjadi anak yang rajin…

  21. Kalo ospek tu …kita harus pura2 peduli….padahal dalem hati….tertawa terbahak2…

    ospek2….never die

    Hmm… kalo aku sih, selalu peduli sama yang namanya temen seperjuangan *cieh*
    Kalo ma senior? Nggak mau tahu deh…

  22. Wah, udah sering kok postingan foto2 Acha…. coba aja cari di bulan November, ttg Acha 17 tahun. Juga ada di bln Juni waktu ultah suami… kayanya foto2 3 anakku sering mejeng lho di blog.. he he

    Oh, jadi itu ya yang namanya Acha. Anak-anaknya seneng nulis dan berbagi cerita kaya bundanya ga nih? πŸ˜€

  23. good answer
    good boy
    tetep semangat meskipun punya kelemahan tunjukkan kelebihan lain kita
    sebagai manusia kita sangat punya kelebihan
    aku percaya kaupun juga
    my friend

    Bweh, jarang pol kamu ngomong bijak kaya gini… Sering2 aja Fin, biar kamu semakin disegani di dunia perkuliahan… hwehehe πŸ˜€

  24. OSPEK emang seru bro !!! Aku juga lagi OSPEK tapi di PTS di surabaya πŸ˜€

    Ow. dibawa nyante aja ya bro. Jgn kebanyakan dipikir ntar pusing ndiri πŸ˜€

  25. wah… yang lagi Ospek… sibuknya nyiapin bahan ospek… rasanya capek deh… πŸ˜€

    Iya… capek deh… Ampe sakit-sakit yang ga jelas gitu… huhu.. untung dah normalan sekarang…

  26. wekekeke… *cekikikan sendiri mengingat masa2 waktu masih jadi maba :p*

    iyah, paling seru waktu neriakin yel2, “SATU KOMANDO TP SOLID!!” di depan maba fakultas laen (saingan yel2 :p)

    Hehehe, iya, emang seru saat-saat itu, sayangnya senior kurang kenceng teriaknyah… masa MaBanya aja yang harus kenceng.. πŸ˜€ Tapi waktu itu kita MENAAANG!!! πŸ˜€

  27. q boleh minta materi Ordik Fakultas Ngak???q mau terapkan pada kampusq kebetulan bulan agustus dah dimulai,,q tunggu ya…Thank’s sblumnya…

  28. yee~
    aku masuk HI UB ^^

    Siip… tapi maaf ini siapa ya? >.<

  29. Sumpah aku ngakak mas bacanya, tadi iseng browsing ‘agritech’ buat tmenku yg mw ospek di ftp
    Eh ktmu blog ini, baca malah ngakak baca yg pas ketahuan bawa mobil itu..

    Jadi inget pas ospek taun kmren (kbtulan sy ub juga :D)
    Pasti deh tiap dsuruh teriak yel2, ktmu fakultas lain tambah kenceng tereaknya.

    Syg ya tugasnya ga dijelasin, kali aja sama kyk tugas ospek taun ini :p
    Mksh sblmnya udah sharing2, jd bsa ngasih info ktemenku hhe.

    Salam kenal πŸ™‚

  30. akhirny nemu jg blok curhatan dari kakak maba thun-thun sbulny,.,.heheh salam kenal mas sy fandy maba ub thun ini yg pusing sepusing-pusingnya dngan tgas-tgas yg aneh-aneh untk ospek fakultas,.,.heheh

    anak FTP jg? masuk mana nih? salam kenal jg ya πŸ˜€

  31. thx kakak,buat motivasiku!!!

    siip deh…!

  32. makasih kak infonya πŸ˜€
    aq maba FTP th ini..th ini dsruh bawa buku merk AGRITECH jg.untung baca postingan kk..
    makasih ya πŸ˜€

    iya udah kebiasaan itu merk Agritech tiap tahun… πŸ™‚


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: